بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــمِJEMPUTLAH REJEKI YANG DIBERIKAN ALLAH SWTSumber rezeki sangatlah luas dan dalam. Seluas bentangan bumi dan kedalaman samudra. Sungguh, di setiap jengkal hamparan bumi dan laut terdapat rezeki yang bisa dikais. Permasalahannya, kerap kali manusia lebih berorientasi menunggu rezeki daripada menjemputnya.Lebih mementingkan selera pribadi dalam memilih sumber rezeki ketimbang merebut kesempatan di depan mata. Lebih mengutamakan cara yang cepat daripada berletih-letih dalam menggapainya.Liku-liku kehidupan memang tak bisa dikalkulasi dengan hitungan. Seakan manusia telah lalai, bahwa segala yang terhampar di jagat raya ini ada Dzat yang mengaturnya.Allah Ta’ala telah berfirman, artinya :“Dan tidaklah yang melata di muka bumi ini melainkan Alloh-lah yang memberi rezkinya” (QS. Hud : 6)|Karena itu, Islam menekankan setiap Muslim agar menjemput rezeki dengan mengguna kan semua potensi dan kekuatan yang dimilikinya. Yang pasti, dua kebaikan perlu diperhatikan.Pertama,rezeki yang didapatkan adalah yang baik.(QS Al-Baqarah 2: 172)“Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepadaAllah, jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah”Terkait ayat di atas, Ahmad Musthafa Al-Maraghi menyatakan betapa pentingnya seorang Muslim mengonsumsi makanan yang halal, bersih, dan lurus.Halal maksudnya adalah tidak mengandung kedurhakaan terhadap Allah SWT. Bersih bermakna tidak mengandung perkarayang melupakan Allah. Sedangkan, lurus berarti rezeki tersebut mampu menahan nafsu dan memelihara akal.Kedua,untuk mendapatkan rezeki yang baik, hendaknya proses yang dilakukan dengan menggunakan cara-cara yang baik pula. Islam melarang segala bentuk upaya mendapatkan rezeki dengan cara-cara yang zalimRiba (Al-Baqarah [2]: 278-279)Maka jika kamu tidak mengerjakan [meninggalkan sisa riba], maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.Dan jika kamu bertaubat [dari pengambilan riba], maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak [pula] dianiaya.(279)Judi (Al-Maidah [5]: 90)Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya [meminum] khamar, berjudi, [berkorban untuk] berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah perbuatan keji termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.(90)Penipuan (gharar), Suap (risywah), dan Maksiat.Mengapa Islam menekankan pentingnya rezeki yang halal?Karena, setiap asupan yang masuk ke dalam tubuh manusia akanmemengaruhinya, baik secara fisik, emosional, psikologis, maupun spiritual.Rezeki yang halal menghadirkan ketenangan jiwa. Hidup akan lebih terarah dan menjadikan pintu-pintu keberkahan terbuka semakin lebar.Selain itu, rezeki yang halal merupakan syarat diterimanya setiapdoa oleh Allah SWT. Rezeki yang halal akan menciptakan tatanan mayarakat dan bangsa yang kuat.Saat ini, sebagai bangsa dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, sepatutnya kita tidak memfasilitasi setiap anak negeri mengais rezeki dengan cara-cara yang dilarang Allah SWT.Mengikuti arus global, kapitalisme, dan melupakan cara-cara nenek moyang dahulu melakukan aktivitas ekonomi. Yakni, sistem bagi hasil, maro, atau paron ditinggalkan.Manipulatif, spekulatif, dan ribawi dipraktikkan. Karena itu, kini, kita selalu berada dalam sistem ekonomi yang sangat rentan dan goyah. Krisis demi krisis selalu siap menerjang sepanjang waktu. Petaka demi petaka berlangsung di depan mata.Kini, saatnya kita kembali kepada sistem yang berkeadilan dalammencari rezeki dan berupaya meneguhkan kembali jati diri bangsa. Semua itu bermuara pada pentingnya rezeki yang halal. Wallahu a’lam.|Keyakinan yang mantap adalah bekal utama dalam menjalani asbab (usaha) mencari rezeki. Ar Rahman yang menjadikan duniaini sebagai negeri imtihan (ujian), telah memberikan jalan keluar terhadap problem yang dihadapi manusia. Diantaranya:1. Berusaha dan BekerjaAllah berfirman, artinya :“Kalau telah ditunaikan shalat Jum’at maka bertebaranlah di muka bumi dan ingatlah Alloh sebanyak-banyaknya agar kalian bahagia.” (QS. Al Jumu’ah : 10)2. Taqwa(Mengikuti Perintahnya dan Laranganya)Allah berfirman, artinya :“Dan barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak disangka-sangkanya.” (QS. Ath Thala : 2)3. Tawakkal(Menyerahkan urusannya kepada Allah)Allah berfirman, artinya :”Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Dia akan mencukupi (keperluan)nya.” (QS. Ath Thalaq : 3)4. Bersabar dan SyukurAllah berfirman, artinya :“Kalau seandainya kalian bersyukur, sungguh-sungguh Kami akanmenambah untuk kalian (nikmat-Ku) dan jika kalian mengingkarinya, sesungguhnya adzab-Ku sangat keras.” (QS. Ibrahim : 7)5. Berinfaq / Sadaqah / ZakatAllah berfirman, artinya :“Dan apa-apa yang kalian infaqkan dari sebagian harta kalian, maka Allah akan menggantinya.” (QS. Saba: 39)6. SilaturahmiRasulullah bersabda, artinya :”Barangsiapa yang berkeinginan untuk dibentangkan rezeki baginya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah menyambung silaturohmi.” (HR. Bukhori Muslim)7. Ber Do’a dan IstigfarRasulullah bersabda, artinya:“Ya Allah aku meminta kepadaMu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik dan amalan yang diterima.” (HR. Ibnu Majah dan yang selainnya)Allah berfirman, artinya :“Mohonlah ampun kepada Tuhanmu, sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, dan membanyakkan harta dan anak-anakmu dan mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (pula di dalamnya) untukmu sungai-sungai.” (QS. Nuh: 10-12)Rasulullah bersabda, artinya:“Barang siapa memperbanyak istighfar (mohon ampun kepada Allah), niscaya Allah menjadikan untuk setiap kesedihannya jalan keluar dan untuk setiap kesempitannya kelapangan, dan Allah akan memberinya rezeki (yang halal) dari arah yang tiada disangka-sangka,” (HR Ahmad, Abu Dawud, an-Nasa’i, Ibnu Majah dan al-Hakim)8. Berbuat KebaikanAllah berfirman, artinya :“Barang siapa yang datang dengan (membawa) kebaikan, maka baginya (pahala) yang lebih baik daripada kebaikannya itu; dan barang siapa yang datang dengan (membawa) kejahatan, maka tidaklah diberi pembalasan kepada orang orang yang telah mengerjakan kejahatan itu, melainkan (seimbang) dengan apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS Al qashash: 84)Rasulullah bersabda, artinya:“Sesungguhnya Allah tidak akan zalim pada hambaNya yang berbuat kebaikan. Dia akan dibalas dengan diberi rezeki di dunia dan akan dibalas dengan pahala di akhirat.” (HR. Ahmad)9. BerdagangRasulullah bersabda, artinya:“Berniagalah, karena sembilan dari sepuluh pintu rezeki itu ada dalam perniagaan.” (Riwayat Ahmad)10. Bangun PagiFatimah (Puteri Rasulullah) berkata bahwa saat Rasulullah melihatnya masih terlentang di tempat tidurnya di pagi hari, beliau (S.A.W) mengatakan kepadanya,“Puteriku, bangunlah dan saksikanlah kemurahan hati Allah, dan janganlah menjadi seperti kebanyakan orang.Allah membagikan rezeki setiap harinya pada waktu antara mulainya subuh sampai terbitnya matahari.” (HR. Al-Baihaqi)|Karenanya apapun rezeki yang kita harapkan maka akan selalu ada langkah yang harus kita usahakan. Dan yang paling utama adalah selalu memelihara rasa syukur terhadap semua yang sedang kita miliki sekarang.|
menginspirasikan perpaduan gaya intrik dan aktualitas musisi cadas di tanah air melalui bloger ini untuk satu menuju kesuksesan go internasional tak kalah dngn para musisi luar yg antusias senantiasa hadir dalam berbagai kreativitas entertainment menunjukan bakat dan seni mereka melalui internet,tv,radio,news leter dsb.untuk itu marilah kita sebagai musisi cadas tanah air berbagi ilmu dan masukan melalui bloger ini yg tlah di sediakan KHUSUS BUAT KALIAN SOBAT ayo kita share
Minggu, 27 Desember 2015
Jumat, 25 Desember 2015
Dunia Maya: MENGUPAS KAROMAH AYAT KURSY (BAG. 1)
Dunia Maya: MENGUPAS KAROMAH AYAT KURSY (BAG. 1): Dalam pandangan ahli kebathinan, Ayat Kursy disebut-sebut pula dengan istilah Ummul Ilmi atau induknya ilmu. Sedangkan menurut Ahli Hikmah...
Kamis, 17 Desember 2015
Puisi abstrak bahasa Sunda: Jangji Kuring
Puisi abstrak bahasa Sunda: Jangji Kuring: Niat ingsun moal ngaganggu rek mohokeun kanu ngalangkang mindah rupa, ngajirim dina raga kokoncoranna Disambat memang sok datang, ditil...
Kamis, 03 Desember 2015
|Untuk membuktikan secara ilmiah tingkat kemampuan indra keenam anda coba jawab pertanyaan-pertanyaan di bawah ini. Sehingga sejauh mana kemampuan indra ke enam anda:1. Saat mendengar bunyi telepon.a. Tidak pernah memikirkannya. b . kadang tahu secara pasti siapa yang menelpon. c . sering tahu siapa yang telpon.2 . Jika anda tersesat di sebuah kota/daerah apakah andaa.segera bertanya atau melihat peta, b . mengira-ngira saja sesuai petunjuk umum. c. mengikuti insting anda saja mencari alamat.3.. Saat anda marah atau kecewa dalam bekerjaa. Secara Sistematis pekerjaan terselesaikan dan tidak ada masalah. b . kadang-kadang pekerjaan berantakan dan anda semakin kesal.c. selalu menemui keadaan pekerjaan tidak beres atau semua alat elektronik tidak berfungsi.4. Apakah anda seoranga. penyimpan rahasia. b. menganggap hidup ini sebagai sebuah pesta. c. suka mengekspresikan diri tetapi tidak berlebihan.5. Saat sesuatu masalah anda berjalan di jalur yang salah.a. menjadi kecewa dan depresi. b. Gelisah dan cemas namun masih berharap. c. Hilang semua kesulitan dan tetap oftimis.6. Saat bermain game/dadu dan anda ada kesempatan menang.a. Selalu kalah lagi meski sudah hati-hati, b. Selalu menang dan beruntung. c. menerima kekalahan dan anda tetap ingin mengalahkan.7. Saat anda bertemu dengan seseorang untuk pertama kalianyaa.. Tidak mengeluarkan pendapat. b. Tahu dengan sendiri kepribadiannya. c. coba mengira siapakah dia.8. Jika anda bermimpi sesuatu dan ingat semua kejadian dalam mimpi.a. menganggap hanya bunga tidur. b. membiarkan saja meski menganggupikiran anda. c. memahami makna yang terkandung dalam mimpi.9. Jika ada seseorang bercerita sedikit aneh dan tidak masuk akala. menertawakan dalam hati. c. memperhatikan ceritanya dan berpikir positif. c. Menganggap itu benar dan meyakini.10.Menganggap indra ke enam sebagaia. omong kosong belaka. b. cukup terbuka dengan adanya hal itu. c. memang benr adanya11. Saat anda memperhatikan ada awan mendung.a. sekedar mengamatinya saja b. melihat sebuah bentuk wajah. c. melihat banyak bentuk gambar.JAWAB DENGAN JUJUR...!!!!!Huruf A nilai 1Huruf B nilai 2Huruf C nilai 3.*.Jika nilai anda minimal 25 Lanjutkan dan asalh kemampuan anda....*.Jika nilai anda antara 13- 25 Pikirkan matang matang pilihan anda untukmengasahnya atau tidak Karena masih ada kemungkinan terasah....*.Jika nilai anda kurang dari 13 Lebih baik jangan dilanjutkan atau pilihannya adalah "GILA"Tanda-tanda bahwa kita sebenarnya punya indera keenam namun belum terasah adalah :1. Pernah mengalami mimpi yang kemudian menjadi kenyataan,mimpi tersebut sebenarnya adalah pndangan kita tentang masa yang belum terjadi,indera keenam kita yang mungkin kalah dengan nafsu duniawi,hanya bisa memperingatkan kita melalui otak dan mewujudkan peringatan tersebut lewat mimpi.2. Merasakan ada sesuatu di dekat kita padahal waktu itu kita sendiri, saya berani bertaruh, waktu itu anda memang tidak sendiri, sebenarnya ada makhluk lain yang mungkin lebih dari satu, berada di dekat anda.....saya sangat yakin,bila mereka sebenarnya ingin bertutur sapa dengan anda,namun kebanyakan dari mereka justru mempermainkan perasaan anda.Hingga anda jadi merinding,nah merindih itu sebenarnya adalah wujud dari proteksi alamiah anda melalui aura yang mengusir tamu tak di undang tadi, semakin besar keberanian anda, maka semakin kuat aura anda untuk mengusir mereka,dan rasa merinding tadi pun semakin hilang.3. Pada keadaan tertentu kita merasa ada seseorang/sesuatu yang memperhatikan kita,namun setelah di tengok...tidak ada siapapun.untuk kedua kalinya saya juga yakin bahwa sebenarnya anda memang di perhatikan sesuatu,mungkin sanak keluarga yang telah tiada,tetangga kitadari alam lain,ataupun para pengelana yang sedang singgah di dekat anda.bisa juga sihir jahat yang memang di kirim untuk anda dan lain sebagainya.......4. Dejavu artinya seolah-olah pernah mengalami suatu moment padahal moment tersebut baru terjadi sekali itu.yang satu ini sebenarnya adalah bakat istimewa yang pantas di banggakan, saya sering mengalami dejavu.Pada awalnya saya tidak percaya, namun setelah saya mengalmi hal luar biasa yang maaf, cukuplah saya yang mengetahuinya, akhirnya saya menjadi luluh dan yakin,bahwa dejafu adalah indera keenam. Para ahli neurologi,mengatakan bahwa dejafu adalah kelainan otak yang berpotensi sebagai tanda-tanda kangker, namun, ilmu pengetahuan tidakbisa di sejajarkan dengan ilmu jiwa, karena bila iptek mengatakan dejavu adalah kelainan pada otak yang berpotensi sebagai gejala kangker...bla...bla...bla.. dan sebagainya.Ilmu jiwa mengatakan dejavu adalah bagian dari visi supranatural yang bocor, yang seharusnya tidak keluar...namun terpaksa keluar oleh kekuatan bawaan seseorang, dan membentuk sebuah perasaan yang tidak asing lagi bagi kita.Padahal kita baru mengalami sekali itu, perasaan tersebut berasal dari pandangan kita sendiri. Sebenarnya peringatan akan tibanya hari itu (saatdejavu kita rasakan) telah tertangkap oleh indera keenam, indera tersebut sebenarnya mencoba untuk menginformasikan pada kita, namun gagal.Sehingga di saat kita benar-benar mengalami hal tersebut,persaan akan visi tadi meluap-luap hingga kita merasa mengalami satu kejadian dua kali.kesimpulanya, dejavu berarti kehendak bebas sang indera keenam untuk menentukan pilihanya,ia tidak mau di kontrol oleh hukum alam, dan ia menunggu sang pemilik untuk melatih dan membebaskanya dari tabir belenggu.5. Saat kita memperhatikan sesuatu tanpa berkedip,kita akan menangkapcahaya yang menyelimuti benda tersebut,namun setelah di amati kembali,cahaya tadi pun lenyap.ketahuilah bahwa cahaya yang menyelimuti benda padat dalam pandangan anda tersebut adalah aura/prana yang menyelimuti benda itu,anda bisa bertanya pada ahli aura atau ahli meditasi yang berpengalamnan tentang bagian posting saya ini.6. Pernah melihat sekelebat bayangan,begitu nyata,namun setelah di sadari, ternyata tidak ada apapun di sekitar kita.bukan ilusi optik atau gangguan mata yang di akibatkan posisi tubuh terhadap letak pandangan,namun sekelebat bayangan tadi memanglah tetangga kita yang sedang numpang lewat, bila anda adalah salah satu dari pemilik indera keenam, anda pasti tau maksud saya,dan anda pun pasti juga tau, terkadang kamar kita adalah jalan pintas atau jalan masuk ke rumah mereka, dan terkadang anda pasti kesal, jika kamar mandi/toilet kita di jadikan dapur oleh mereka.Munculnya sekelebat bayangan tadi sebenarnya adalah visi kita yang berasal dari celah yang di miliki oleh tabir penghalang dari indera keenam.karena di saat pikiran kita kosong,keinginan akan nafsu dan keduniawian pun ikut kosong,sehingga tabir yang menyelimuti indera tersebut juga sedikit memiliki celah,contohnya adalah saat kita nonton tv,dan kurang enjoy dengan acaranya,saat melamun,saat sedih,saat bosandll,sekelebat bayangan itupun tak akan muncul bila pikiran kita tidak dalam keadaan seperti yang saya sebutkan tadi,7. Ketika pertama kali kita bertemu dengan seseorang kita merasakan ketidak sukaan/kecocokan yang bersahabat,meskipun kita belum mengenal orang itu.hal ini di sebab kan karena adanya alarm tak terlihat dari indera keenam.Aura yang kita miliki akan menyatu dengan aura orang yang bertemu dengan kita,di saat penyatuan aura tersebut,bila kita bisa melihat, akan terjadi interaksi, bila kita mengalami kecocokan,maka warna aura tersebut akan berubah dan melebur sehingga muncul kesan yang hangat dan nyaman.......seperti terasa sangat bersahabat,dan bila sebaliknya,maka akan terjadi tolak-menolak selayaknya medan magnet hingga kita merasakan gerah dan kurang nyaman,jadi bila anda merasa tidak suka dengan orang yang bahkan belum kita kenal,maka bisa di pastikan orang tersebut juga merasakan hal yang sama,hal ini bisa menjadi bahan pertimbangan kita untuk mencari rekan bisnis maupun pasangan.8. Pernah mengalami mati suri.fenomena mati suri sebenarnya adalah aksi gagal jantung sementara,karena kondisi tertentu,jantung yang tadinya berhenti sejenak akhirnya bisa berdetak kembali,lepas dari unsurilmiah,mati suri adalah anugrah serta keajaiban.Mati suri membuat ruh seseorang lepas dari tubuhnya,karena ruh tersebut telah melakukan kontak dengan alam bawah sadar,maka serangkaian k
Rabu, 02 Desember 2015
Lucifer 666: Zombie, Makhluk Tak Bernyawa Dari Haiti
Lucifer 666: Zombie, Makhluk Tak Bernyawa Dari Haiti: Sebagian besar dari kita pasti sudah mengenal dan mengetahui apa itu zombie. Begitu kita mendengar kata zombie pasti kita langsung membayang...
Lucifer 666: 666 "angka setan"
Lucifer 666: 666 "angka setan": Seperti yang kita tau beberapa angka dikaitkan dengan kesialan, seperti angka 13, "666", dll. Kali ini yang akan saya bah...
Lucifer 666: Sejarah Gereja Setan
Lucifer 666: Sejarah Gereja Setan: Hampir semua orang mungkin sudah mengetahui atau pernah mendengar berita tentang gereja setan ini. Sejak tahun 1995an isu tentang masukny...
Kamis, 09 Juli 2015
Selamat datang di Blog Dadan Ahmad Ramdlan: Peralatan dan cara membuat Alat Penghasil BIOGAS
Selamat datang di Blog Dadan Ahmad Ramdlan: Peralatan dan cara membuat Alat Penghasil BIOGAS: Untuk membuat biogas tidak memerlukan teknologi yang canggih dan juga tidak membutuhkan biaya yang mahal, Peralatan yang dibutuhkan tidak p...
Rabu, 08 Juli 2015
Cerita Dewasa | Cerita Seks Porno: Cerita Wanita Setengah Baya dan Pria Muda yang Jag...
Cerita Dewasa | Cerita Seks Porno: Cerita Wanita Setengah Baya dan Pria Muda yang Jag...: Kisah Kelly Jones yang berusia 35 tahun tak malu-malu mengungkapkan hubungan asmaranya dengan `brondong` berusia 16 tahun. Bahkan ia meng...
Rabu, 01 Juli 2015
gggMenghadapi Dilema Defisiensi Nutrisi| Print |Unggas, terutama ayam memerlukan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang, baik dalam kuantitas maupun kualitas.Ransum dengan kandungan nutrisi sesuai kebutuhan menjadi faktor penting yang menentukan produktivitas ayam (pertumbuhan maupun produksi telur). Stamina dan kondisi kesehatan ayam pun akan optimal jika ayam memperoleh asupan nutrisi yang sesuai.Secara umum, nutrisi yang diperlukan oleh ayam dibagi menjadi 2, yaitu nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak, serat) dan nutrisi mikro (mineral, vitamin maupun asam amino). Kebutuhan kedua nutrisi ini hendaknya dapat terpenuhi dari ransum yang kita berikan. Namun pada kenyataannya, seringkalikebutuhan nutrisi mikro terabaikan. Hal ini bisa saja disebabkan ketidaktahuan kita, karena kadarnya yang relatif kecil dan sulit untuk dideteksi. Atau karena proses penanganan dan penyimpanan ransum yang tidak sesuai sehingga dapat menyebabkan penurunanan kadar nutrisi mikro ini, terlebih lagi vitamin relatif tidak stabil (mudah terpengaruh oleh suhu, cahayamaupun oksigen).Kondisi tersebut tentu saja akan memunculkangab(celah) antara kebutuhan dengan nutrisi yang diberikan. Akibatnya ayam akan megalami gangguan produktivitas. Kondisi ini seringkali disebut dengan istilah defisiensi nutrisi. Secara umum kejadian defisiensi nutrisi ini bisa disebabkan jumlah nutrisi di dalam ransum kurang sehingga meskipun jumlahfeed intake(konsumsi) ayam sudah sesuai, namun kebutuhan nutrisinya tetap belum terpenuhi atau sebaliknya, jumlah ransum yang dikonsumsi tidak sesuai (kurang), sehingga asupan nutrisi yang masuk juga tetap kekurangan.Gejala Defisiensi NutrisiSecara garis besar, kasus defisiensi nutrisi terlihat dari beberapa gejala seperti pertumbuhan yang tidak optimal, ayam mudah terserang bibit penyakit, penurunan produksi telur atau penurunan daya tetas telur. Hanya melihat gejala, tidak akan spesifik (sulit dibedakan) seperti halnya infeksi penyakit. Meskipun demikian, jika pengamatan kita jeli dan komprehensif, tidak menutup kemungkinan akan ditemukan gejala khas adanyadefisiensi nutrisi ini. Misalnya saja jika ditemukanbroilerataulayeryang suka mematuk temannya sendiri (kanibalisme) dan lumpuh, maka bisa diindikasikan bahwa ayam kekurangan mineral.•KanibalismeSaat mengalami defisiensi mineral (Na, Cl), vitamin maupun asam amino, ayam biasanya akan menunjukkan perilaku mematuk bulu dan kepala. Sifat tersebut disebut dengankanibalisme. Kanibalisme yang sudah parah ditandai dengan ditemukannya salah satu ayam yang berdarah karena dipatuk oleh ayam lain. Jika dibiarkan secara terus-menerus bisa menyebabkan kematian. Selain akibat defisiensi nutrisi, kanibalisme inipun bisa disebabkan karena stres akibat perubahan ransum, stres panas (heat stress), kekurangan pencahayaan dll. Kasus kanibalisme lebih sering muncul padalayerdibandingkanbroiler.•Kelumpuhan, pincang dan kelainan bentuk kakiDefisiensi nutrisi menjadi salah satu penyebab terhambatnya perkembangan kaki atau kaki menjadi abnormal. Defisiensi vitamin dan mineral, seperti vitamin E, vitamin B kompleks, mangan, zinc dan selenium bisa menyebabkan kaki seperti terpuntir/terbelit. Defisiensi protein atau asam amino juga dapat memicu timbulnya kelainan ini. Meskipun demikian, selain akibat defisiensi nutrisi, penyakit infeksius seperti CRD juga bisa menimbulkan kejadian seperti ini.Defisiensi Makro dan Mikro NutrisiKasus defisiensi nutrisi umumnya lebih beresiko terjadi padalayerdibandingkan padabroilerkarena masa pemeliharaanlayeryang lebih panjang dan sifat darilayeritu sendiri yang sangat peka terhadap kualitas serta kuantitas ransumnya. Nutrisi makro dan mikro yang umumnya terjadi defisiensi antara lain protein (asam amino), vitamin (A, B6, B12, D dan E) dan mineral (terutamatracemineral atau mikro mineral) (National Research Council, 1994).•Defisiensi Protein dan Asam AminoDalam usaha peternakan komersial, pemenuhan kebutuhan akan protein mengambil biaya terbesar dari total biaya ransum. Karena alasan inilah, pembatasan protein dalam ransum secara sembarangan akan berakibat sangat fatal. Kebutuhan protein harus mewakili kebutuhan semua asam amino esensial yang juga dibutuhkan oleh ayam. Beberapa bahan baku ransum memiliki satu atau dua kandungan asam amino yang rendah. Contohnya jagung dan dedak yang masih rendah kandungan lysine-nya atau bungkil kedelai yang rendah asam amino methionine. Jika kandungan protein dalam ransum tidak memenuhi kebutuhan protein ayam, maka pertumbuhan ayam akan lambat. Gejala defisiensi asam amino juga tidak terlihat spesifik, gejalanya hanya terlihat dari pertumbuhan lambat, konsumsi menurun atau penurunan produksi telur dan ukuran telur.Untuk mengefisienkan biaya, defisiensi asam amino ini dapat diatasi dengan penggunaan suplemen yang mengandung asam amino (Top Mix). Namun kandungan protein ransum yang melebihi kebutuhan akan dirombak menghasilkan nitrogen sebagai cikal bakal diproduksinya asam urat untuk pembentukanamoniak.•Defisiensi MineralMineral yang seringkali defisiensi pada ayam antara lain mineral kalsium (Ca), fosfor (P), mangan (Mn) dan zat besi (Fe) (www.merckvetmanual.com). Defisiensi mineral pada ayam dapat menimbulkan efek seperti pertumbuhan lambat, konsumsiransum menurun, osteoporosis, sikap dan cara berjalan yang abnormal, kerabang telur tipis dan lembek, produksi telur menurun, pertumbuhan bulu kasar dll.*.Kalsium (Ca) dan Fosfor (P)Ayam menampakkan gejala kekurangan kalsium(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi baik kalsium maupun fosfor pada ayam periodestarterdangrowermenyebabkan pertumbuhan tulang abnormal meskipun ransum mengandung vitamin D yang cukup. Fosfor selain berfungsi dalam pembentukan kerangka tubuh (tulang), juga berfungsi menjaga keseimbangan asam basa, pertumbuhan dan katalis untuk reaksi biologis dalam proses metabolisme (Leeson dan Summer, 2001). Untuk ayam petelur, penggunaangrit(gritbatu, tulang dan kerang) bagus untuk mensuplai kalsium dan fosfor.*.Mangan (Mn)Ayam mengalami perosis akibat defisiensi mineral mangan (Mn)(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi mangan bisa terjadi pada anak ayam dan merupakan faktor penyebab penyakit seperti perosis (bone deformities), kerabang telur tipis dan daya tetas telur rendah.*.Zat Besi (Fe)Ayam mengalami anemia tampak pucat pada paruh dan jengger(Sumber : www.thepoultrysite.com)Zat besi dibutuhkan unggas untuk pembentukan hemoglobin (sel darah merah). Defisiensi Fe pada ayam akan menimbulkan anemia, otot agak pucat dan gangguan pigmentasibulu. Fe merupakan komponen yang esensial dari darah, yang merupakan inti dari hemoglobin. Disamping itu, Fe juga merupakan salah satu komponen beberapa enzim, seperti enzim katalase, peroksidase, fenilalanin hidroksilase, tirosinase, dan prolin hidroksilase•Defisiensi VitaminSebanyak 13 macam vitamin yang dibutuhkan oleh ayam dikelompokkan dalam vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut lemak terdiri dari vitamin A, D, E dan K, sedangkan vitamin larut air meliputi thiamin (B1), riboflavin (B2), nicotiniamide (B3), asam pantotenat (B5), piridoksin (B6), biotin(B7), asam folat (B9), sianokobalamin (B12) dan choline. Semuavitamin tersebut sangat penting bagi ayam dan harus tercukupi kebutuhannya agar ayam bisa tumbuh dan berproduksi. Sebutir telur yang normal mengandung ketersediaan vitamin yang cukupdan hal inilah yang menjadi alasan bahwa telur sangat baik sebagai sumber vitamin bagi pangan manusia.*.Vitamin AVitamin A berperan dalam memelihara fungsi lapisan saluran pencernaan, pernapasan dan saluran reproduksi serta menjaga perkembangan tulang secara normal. Defisiensi vitamin A dapat menurunkan respon kekebalan antibodi terhadap tantangan bibit penyakit. Vitamin A tergolong sebagai vitamin yang tidak stabil. Ransum yang disimpan dalam waktu yang lama atau dalam kondisi yang tidak baik, kemungkinan akan kehilangan vitamin A. Pada anak ayam, defisiensi vitamin Amenyebabkan pertumbuhan lambat, diikuti denganataxia(kehilangan keseimbangan),ruffled feathers(bulu berdiri) dan peradangan di daerah sekitar mata.*.Vitamin B KompleksVitamin B kompleks terlibat dalam banyak proses metabolisme energi dan metabolisme nutrisi penting lainnya. Semua vitam
gggMenghadapi Dilema Defisiensi Nutrisi| Print |Unggas, terutama ayam memerlukan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang, baik dalam kuantitas maupun kualitas.Ransum dengan kandungan nutrisi sesuai kebutuhan menjadi faktor penting yang menentukan produktivitas ayam (pertumbuhan maupun produksi telur). Stamina dan kondisi kesehatan ayam pun akan optimal jika ayam memperoleh asupan nutrisi yang sesuai.Secara umum, nutrisi yang diperlukan oleh ayam dibagi menjadi 2, yaitu nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak, serat) dan nutrisi mikro (mineral, vitamin maupun asam amino). Kebutuhan kedua nutrisi ini hendaknya dapat terpenuhi dari ransum yang kita berikan. Namun pada kenyataannya, seringkalikebutuhan nutrisi mikro terabaikan. Hal ini bisa saja disebabkan ketidaktahuan kita, karena kadarnya yang relatif kecil dan sulit untuk dideteksi. Atau karena proses penanganan dan penyimpanan ransum yang tidak sesuai sehingga dapat menyebabkan penurunanan kadar nutrisi mikro ini, terlebih lagi vitamin relatif tidak stabil (mudah terpengaruh oleh suhu, cahayamaupun oksigen).Kondisi tersebut tentu saja akan memunculkangab(celah) antara kebutuhan dengan nutrisi yang diberikan. Akibatnya ayam akan megalami gangguan produktivitas. Kondisi ini seringkali disebut dengan istilah defisiensi nutrisi. Secara umum kejadian defisiensi nutrisi ini bisa disebabkan jumlah nutrisi di dalam ransum kurang sehingga meskipun jumlahfeed intake(konsumsi) ayam sudah sesuai, namun kebutuhan nutrisinya tetap belum terpenuhi atau sebaliknya, jumlah ransum yang dikonsumsi tidak sesuai (kurang), sehingga asupan nutrisi yang masuk juga tetap kekurangan.Gejala Defisiensi NutrisiSecara garis besar, kasus defisiensi nutrisi terlihat dari beberapa gejala seperti pertumbuhan yang tidak optimal, ayam mudah terserang bibit penyakit, penurunan produksi telur atau penurunan daya tetas telur. Hanya melihat gejala, tidak akan spesifik (sulit dibedakan) seperti halnya infeksi penyakit. Meskipun demikian, jika pengamatan kita jeli dan komprehensif, tidak menutup kemungkinan akan ditemukan gejala khas adanyadefisiensi nutrisi ini. Misalnya saja jika ditemukanbroilerataulayeryang suka mematuk temannya sendiri (kanibalisme) dan lumpuh, maka bisa diindikasikan bahwa ayam kekurangan mineral.•KanibalismeSaat mengalami defisiensi mineral (Na, Cl), vitamin maupun asam amino, ayam biasanya akan menunjukkan perilaku mematuk bulu dan kepala. Sifat tersebut disebut dengankanibalisme. Kanibalisme yang sudah parah ditandai dengan ditemukannya salah satu ayam yang berdarah karena dipatuk oleh ayam lain. Jika dibiarkan secara terus-menerus bisa menyebabkan kematian. Selain akibat defisiensi nutrisi, kanibalisme inipun bisa disebabkan karena stres akibat perubahan ransum, stres panas (heat stress), kekurangan pencahayaan dll. Kasus kanibalisme lebih sering muncul padalayerdibandingkanbroiler.•Kelumpuhan, pincang dan kelainan bentuk kakiDefisiensi nutrisi menjadi salah satu penyebab terhambatnya perkembangan kaki atau kaki menjadi abnormal. Defisiensi vitamin dan mineral, seperti vitamin E, vitamin B kompleks, mangan, zinc dan selenium bisa menyebabkan kaki seperti terpuntir/terbelit. Defisiensi protein atau asam amino juga dapat memicu timbulnya kelainan ini. Meskipun demikian, selain akibat defisiensi nutrisi, penyakit infeksius seperti CRD juga bisa menimbulkan kejadian seperti ini.Defisiensi Makro dan Mikro NutrisiKasus defisiensi nutrisi umumnya lebih beresiko terjadi padalayerdibandingkan padabroilerkarena masa pemeliharaanlayeryang lebih panjang dan sifat darilayeritu sendiri yang sangat peka terhadap kualitas serta kuantitas ransumnya. Nutrisi makro dan mikro yang umumnya terjadi defisiensi antara lain protein (asam amino), vitamin (A, B6, B12, D dan E) dan mineral (terutamatracemineral atau mikro mineral) (National Research Council, 1994).•Defisiensi Protein dan Asam AminoDalam usaha peternakan komersial, pemenuhan kebutuhan akan protein mengambil biaya terbesar dari total biaya ransum. Karena alasan inilah, pembatasan protein dalam ransum secara sembarangan akan berakibat sangat fatal. Kebutuhan protein harus mewakili kebutuhan semua asam amino esensial yang juga dibutuhkan oleh ayam. Beberapa bahan baku ransum memiliki satu atau dua kandungan asam amino yang rendah. Contohnya jagung dan dedak yang masih rendah kandungan lysine-nya atau bungkil kedelai yang rendah asam amino methionine. Jika kandungan protein dalam ransum tidak memenuhi kebutuhan protein ayam, maka pertumbuhan ayam akan lambat. Gejala defisiensi asam amino juga tidak terlihat spesifik, gejalanya hanya terlihat dari pertumbuhan lambat, konsumsi menurun atau penurunan produksi telur dan ukuran telur.Untuk mengefisienkan biaya, defisiensi asam amino ini dapat diatasi dengan penggunaan suplemen yang mengandung asam amino (Top Mix). Namun kandungan protein ransum yang melebihi kebutuhan akan dirombak menghasilkan nitrogen sebagai cikal bakal diproduksinya asam urat untuk pembentukanamoniak.•Defisiensi MineralMineral yang seringkali defisiensi pada ayam antara lain mineral kalsium (Ca), fosfor (P), mangan (Mn) dan zat besi (Fe) (www.merckvetmanual.com). Defisiensi mineral pada ayam dapat menimbulkan efek seperti pertumbuhan lambat, konsumsiransum menurun, osteoporosis, sikap dan cara berjalan yang abnormal, kerabang telur tipis dan lembek, produksi telur menurun, pertumbuhan bulu kasar dll.*.Kalsium (Ca) dan Fosfor (P)Ayam menampakkan gejala kekurangan kalsium(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi baik kalsium maupun fosfor pada ayam periodestarterdangrowermenyebabkan pertumbuhan tulang abnormal meskipun ransum mengandung vitamin D yang cukup. Fosfor selain berfungsi dalam pembentukan kerangka tubuh (tulang), juga berfungsi menjaga keseimbangan asam basa, pertumbuhan dan katalis untuk reaksi biologis dalam proses metabolisme (Leeson dan Summer, 2001). Untuk ayam petelur, penggunaangrit(gritbatu, tulang dan kerang) bagus untuk mensuplai kalsium dan fosfor.*.Mangan (Mn)Ayam mengalami perosis akibat defisiensi mineral mangan (Mn)(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi mangan bisa terjadi pada anak ayam dan merupakan faktor penyebab penyakit seperti perosis (bone deformities), kerabang telur tipis dan daya tetas telur rendah.*.Zat Besi (Fe)Ayam mengalami anemia tampak pucat pada paruh dan jengger(Sumber : www.thepoultrysite.com)Zat besi dibutuhkan unggas untuk pembentukan hemoglobin (sel darah merah). Defisiensi Fe pada ayam akan menimbulkan anemia, otot agak pucat dan gangguan pigmentasibulu. Fe merupakan komponen yang esensial dari darah, yang merupakan inti dari hemoglobin. Disamping itu, Fe juga merupakan salah satu komponen beberapa enzim, seperti enzim katalase, peroksidase, fenilalanin hidroksilase, tirosinase, dan prolin hidroksilase•Defisiensi VitaminSebanyak 13 macam vitamin yang dibutuhkan oleh ayam dikelompokkan dalam vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut lemak terdiri dari vitamin A, D, E dan K, sedangkan vitamin larut air meliputi thiamin (B1), riboflavin (B2), nicotiniamide (B3), asam pantotenat (B5), piridoksin (B6), biotin(B7), asam folat (B9), sianokobalamin (B12) dan choline. Semuavitamin tersebut sangat penting bagi ayam dan harus tercukupi kebutuhannya agar ayam bisa tumbuh dan berproduksi. Sebutir telur yang normal mengandung ketersediaan vitamin yang cukupdan hal inilah yang menjadi alasan bahwa telur sangat baik sebagai sumber vitamin bagi pangan manusia.*.Vitamin AVitamin A berperan dalam memelihara fungsi lapisan saluran pencernaan, pernapasan dan saluran reproduksi serta menjaga perkembangan tulang secara normal. Defisiensi vitamin A dapat menurunkan respon kekebalan antibodi terhadap tantangan bibit penyakit. Vitamin A tergolong sebagai vitamin yang tidak stabil. Ransum yang disimpan dalam waktu yang lama atau dalam kondisi yang tidak baik, kemungkinan akan kehilangan vitamin A. Pada anak ayam, defisiensi vitamin Amenyebabkan pertumbuhan lambat, diikuti denganataxia(kehilangan keseimbangan),ruffled feathers(bulu berdiri) dan peradangan di daerah sekitar mata.*.Vitamin B KompleksVitamin B kompleks terlibat dalam banyak proses metabolisme energi dan metabolisme nutrisi penting lainnya. Semua vitam
gggMenghadapi Dilema Defisiensi Nutrisi| Print |Unggas, terutama ayam memerlukan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang, baik dalam kuantitas maupun kualitas.Ransum dengan kandungan nutrisi sesuai kebutuhan menjadi faktor penting yang menentukan produktivitas ayam (pertumbuhan maupun produksi telur). Stamina dan kondisi kesehatan ayam pun akan optimal jika ayam memperoleh asupan nutrisi yang sesuai.Secara umum, nutrisi yang diperlukan oleh ayam dibagi menjadi 2, yaitu nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak, serat) dan nutrisi mikro (mineral, vitamin maupun asam amino). Kebutuhan kedua nutrisi ini hendaknya dapat terpenuhi dari ransum yang kita berikan. Namun pada kenyataannya, seringkalikebutuhan nutrisi mikro terabaikan. Hal ini bisa saja disebabkan ketidaktahuan kita, karena kadarnya yang relatif kecil dan sulit untuk dideteksi. Atau karena proses penanganan dan penyimpanan ransum yang tidak sesuai sehingga dapat menyebabkan penurunanan kadar nutrisi mikro ini, terlebih lagi vitamin relatif tidak stabil (mudah terpengaruh oleh suhu, cahayamaupun oksigen).Kondisi tersebut tentu saja akan memunculkangab(celah) antara kebutuhan dengan nutrisi yang diberikan. Akibatnya ayam akan megalami gangguan produktivitas. Kondisi ini seringkali disebut dengan istilah defisiensi nutrisi. Secara umum kejadian defisiensi nutrisi ini bisa disebabkan jumlah nutrisi di dalam ransum kurang sehingga meskipun jumlahfeed intake(konsumsi) ayam sudah sesuai, namun kebutuhan nutrisinya tetap belum terpenuhi atau sebaliknya, jumlah ransum yang dikonsumsi tidak sesuai (kurang), sehingga asupan nutrisi yang masuk juga tetap kekurangan.Gejala Defisiensi NutrisiSecara garis besar, kasus defisiensi nutrisi terlihat dari beberapa gejala seperti pertumbuhan yang tidak optimal, ayam mudah terserang bibit penyakit, penurunan produksi telur atau penurunan daya tetas telur. Hanya melihat gejala, tidak akan spesifik (sulit dibedakan) seperti halnya infeksi penyakit. Meskipun demikian, jika pengamatan kita jeli dan komprehensif, tidak menutup kemungkinan akan ditemukan gejala khas adanyadefisiensi nutrisi ini. Misalnya saja jika ditemukanbroilerataulayeryang suka mematuk temannya sendiri (kanibalisme) dan lumpuh, maka bisa diindikasikan bahwa ayam kekurangan mineral.•KanibalismeSaat mengalami defisiensi mineral (Na, Cl), vitamin maupun asam amino, ayam biasanya akan menunjukkan perilaku mematuk bulu dan kepala. Sifat tersebut disebut dengankanibalisme. Kanibalisme yang sudah parah ditandai dengan ditemukannya salah satu ayam yang berdarah karena dipatuk oleh ayam lain. Jika dibiarkan secara terus-menerus bisa menyebabkan kematian. Selain akibat defisiensi nutrisi, kanibalisme inipun bisa disebabkan karena stres akibat perubahan ransum, stres panas (heat stress), kekurangan pencahayaan dll. Kasus kanibalisme lebih sering muncul padalayerdibandingkanbroiler.•Kelumpuhan, pincang dan kelainan bentuk kakiDefisiensi nutrisi menjadi salah satu penyebab terhambatnya perkembangan kaki atau kaki menjadi abnormal. Defisiensi vitamin dan mineral, seperti vitamin E, vitamin B kompleks, mangan, zinc dan selenium bisa menyebabkan kaki seperti terpuntir/terbelit. Defisiensi protein atau asam amino juga dapat memicu timbulnya kelainan ini. Meskipun demikian, selain akibat defisiensi nutrisi, penyakit infeksius seperti CRD juga bisa menimbulkan kejadian seperti ini.Defisiensi Makro dan Mikro NutrisiKasus defisiensi nutrisi umumnya lebih beresiko terjadi padalayerdibandingkan padabroilerkarena masa pemeliharaanlayeryang lebih panjang dan sifat darilayeritu sendiri yang sangat peka terhadap kualitas serta kuantitas ransumnya. Nutrisi makro dan mikro yang umumnya terjadi defisiensi antara lain protein (asam amino), vitamin (A, B6, B12, D dan E) dan mineral (terutamatracemineral atau mikro mineral) (National Research Council, 1994).•Defisiensi Protein dan Asam AminoDalam usaha peternakan komersial, pemenuhan kebutuhan akan protein mengambil biaya terbesar dari total biaya ransum. Karena alasan inilah, pembatasan protein dalam ransum secara sembarangan akan berakibat sangat fatal. Kebutuhan protein harus mewakili kebutuhan semua asam amino esensial yang juga dibutuhkan oleh ayam. Beberapa bahan baku ransum memiliki satu atau dua kandungan asam amino yang rendah. Contohnya jagung dan dedak yang masih rendah kandungan lysine-nya atau bungkil kedelai yang rendah asam amino methionine. Jika kandungan protein dalam ransum tidak memenuhi kebutuhan protein ayam, maka pertumbuhan ayam akan lambat. Gejala defisiensi asam amino juga tidak terlihat spesifik, gejalanya hanya terlihat dari pertumbuhan lambat, konsumsi menurun atau penurunan produksi telur dan ukuran telur.Untuk mengefisienkan biaya, defisiensi asam amino ini dapat diatasi dengan penggunaan suplemen yang mengandung asam amino (Top Mix). Namun kandungan protein ransum yang melebihi kebutuhan akan dirombak menghasilkan nitrogen sebagai cikal bakal diproduksinya asam urat untuk pembentukanamoniak.•Defisiensi MineralMineral yang seringkali defisiensi pada ayam antara lain mineral kalsium (Ca), fosfor (P), mangan (Mn) dan zat besi (Fe) (www.merckvetmanual.com). Defisiensi mineral pada ayam dapat menimbulkan efek seperti pertumbuhan lambat, konsumsiransum menurun, osteoporosis, sikap dan cara berjalan yang abnormal, kerabang telur tipis dan lembek, produksi telur menurun, pertumbuhan bulu kasar dll.*.Kalsium (Ca) dan Fosfor (P)Ayam menampakkan gejala kekurangan kalsium(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi baik kalsium maupun fosfor pada ayam periodestarterdangrowermenyebabkan pertumbuhan tulang abnormal meskipun ransum mengandung vitamin D yang cukup. Fosfor selain berfungsi dalam pembentukan kerangka tubuh (tulang), juga berfungsi menjaga keseimbangan asam basa, pertumbuhan dan katalis untuk reaksi biologis dalam proses metabolisme (Leeson dan Summer, 2001). Untuk ayam petelur, penggunaangrit(gritbatu, tulang dan kerang) bagus untuk mensuplai kalsium dan fosfor.*.Mangan (Mn)Ayam mengalami perosis akibat defisiensi mineral mangan (Mn)(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi mangan bisa terjadi pada anak ayam dan merupakan faktor penyebab penyakit seperti perosis (bone deformities), kerabang telur tipis dan daya tetas telur rendah.*.Zat Besi (Fe)Ayam mengalami anemia tampak pucat pada paruh dan jengger(Sumber : www.thepoultrysite.com)Zat besi dibutuhkan unggas untuk pembentukan hemoglobin (sel darah merah). Defisiensi Fe pada ayam akan menimbulkan anemia, otot agak pucat dan gangguan pigmentasibulu. Fe merupakan komponen yang esensial dari darah, yang merupakan inti dari hemoglobin. Disamping itu, Fe juga merupakan salah satu komponen beberapa enzim, seperti enzim katalase, peroksidase, fenilalanin hidroksilase, tirosinase, dan prolin hidroksilase•Defisiensi VitaminSebanyak 13 macam vitamin yang dibutuhkan oleh ayam dikelompokkan dalam vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut lemak terdiri dari vitamin A, D, E dan K, sedangkan vitamin larut air meliputi thiamin (B1), riboflavin (B2), nicotiniamide (B3), asam pantotenat (B5), piridoksin (B6), biotin(B7), asam folat (B9), sianokobalamin (B12) dan choline. Semuavitamin tersebut sangat penting bagi ayam dan harus tercukupi kebutuhannya agar ayam bisa tumbuh dan berproduksi. Sebutir telur yang normal mengandung ketersediaan vitamin yang cukupdan hal inilah yang menjadi alasan bahwa telur sangat baik sebagai sumber vitamin bagi pangan manusia.*.Vitamin AVitamin A berperan dalam memelihara fungsi lapisan saluran pencernaan, pernapasan dan saluran reproduksi serta menjaga perkembangan tulang secara normal. Defisiensi vitamin A dapat menurunkan respon kekebalan antibodi terhadap tantangan bibit penyakit. Vitamin A tergolong sebagai vitamin yang tidak stabil. Ransum yang disimpan dalam waktu yang lama atau dalam kondisi yang tidak baik, kemungkinan akan kehilangan vitamin A. Pada anak ayam, defisiensi vitamin Amenyebabkan pertumbuhan lambat, diikuti denganataxia(kehilangan keseimbangan),ruffled feathers(bulu berdiri) dan peradangan di daerah sekitar mata.*.Vitamin B KompleksVitamin B kompleks terlibat dalam banyak proses metabolisme energi dan metabolisme nutrisi penting lainnya. Semua vitam
gggMenghadapi Dilema Defisiensi Nutrisi| Print |Unggas, terutama ayam memerlukan asupan nutrisi yang tepat dan seimbang, baik dalam kuantitas maupun kualitas.Ransum dengan kandungan nutrisi sesuai kebutuhan menjadi faktor penting yang menentukan produktivitas ayam (pertumbuhan maupun produksi telur). Stamina dan kondisi kesehatan ayam pun akan optimal jika ayam memperoleh asupan nutrisi yang sesuai.Secara umum, nutrisi yang diperlukan oleh ayam dibagi menjadi 2, yaitu nutrisi makro (karbohidrat, protein, lemak, serat) dan nutrisi mikro (mineral, vitamin maupun asam amino). Kebutuhan kedua nutrisi ini hendaknya dapat terpenuhi dari ransum yang kita berikan. Namun pada kenyataannya, seringkalikebutuhan nutrisi mikro terabaikan. Hal ini bisa saja disebabkan ketidaktahuan kita, karena kadarnya yang relatif kecil dan sulit untuk dideteksi. Atau karena proses penanganan dan penyimpanan ransum yang tidak sesuai sehingga dapat menyebabkan penurunanan kadar nutrisi mikro ini, terlebih lagi vitamin relatif tidak stabil (mudah terpengaruh oleh suhu, cahayamaupun oksigen).Kondisi tersebut tentu saja akan memunculkangab(celah) antara kebutuhan dengan nutrisi yang diberikan. Akibatnya ayam akan megalami gangguan produktivitas. Kondisi ini seringkali disebut dengan istilah defisiensi nutrisi. Secara umum kejadian defisiensi nutrisi ini bisa disebabkan jumlah nutrisi di dalam ransum kurang sehingga meskipun jumlahfeed intake(konsumsi) ayam sudah sesuai, namun kebutuhan nutrisinya tetap belum terpenuhi atau sebaliknya, jumlah ransum yang dikonsumsi tidak sesuai (kurang), sehingga asupan nutrisi yang masuk juga tetap kekurangan.Gejala Defisiensi NutrisiSecara garis besar, kasus defisiensi nutrisi terlihat dari beberapa gejala seperti pertumbuhan yang tidak optimal, ayam mudah terserang bibit penyakit, penurunan produksi telur atau penurunan daya tetas telur. Hanya melihat gejala, tidak akan spesifik (sulit dibedakan) seperti halnya infeksi penyakit. Meskipun demikian, jika pengamatan kita jeli dan komprehensif, tidak menutup kemungkinan akan ditemukan gejala khas adanyadefisiensi nutrisi ini. Misalnya saja jika ditemukanbroilerataulayeryang suka mematuk temannya sendiri (kanibalisme) dan lumpuh, maka bisa diindikasikan bahwa ayam kekurangan mineral.•KanibalismeSaat mengalami defisiensi mineral (Na, Cl), vitamin maupun asam amino, ayam biasanya akan menunjukkan perilaku mematuk bulu dan kepala. Sifat tersebut disebut dengankanibalisme. Kanibalisme yang sudah parah ditandai dengan ditemukannya salah satu ayam yang berdarah karena dipatuk oleh ayam lain. Jika dibiarkan secara terus-menerus bisa menyebabkan kematian. Selain akibat defisiensi nutrisi, kanibalisme inipun bisa disebabkan karena stres akibat perubahan ransum, stres panas (heat stress), kekurangan pencahayaan dll. Kasus kanibalisme lebih sering muncul padalayerdibandingkanbroiler.•Kelumpuhan, pincang dan kelainan bentuk kakiDefisiensi nutrisi menjadi salah satu penyebab terhambatnya perkembangan kaki atau kaki menjadi abnormal. Defisiensi vitamin dan mineral, seperti vitamin E, vitamin B kompleks, mangan, zinc dan selenium bisa menyebabkan kaki seperti terpuntir/terbelit. Defisiensi protein atau asam amino juga dapat memicu timbulnya kelainan ini. Meskipun demikian, selain akibat defisiensi nutrisi, penyakit infeksius seperti CRD juga bisa menimbulkan kejadian seperti ini.Defisiensi Makro dan Mikro NutrisiKasus defisiensi nutrisi umumnya lebih beresiko terjadi padalayerdibandingkan padabroilerkarena masa pemeliharaanlayeryang lebih panjang dan sifat darilayeritu sendiri yang sangat peka terhadap kualitas serta kuantitas ransumnya. Nutrisi makro dan mikro yang umumnya terjadi defisiensi antara lain protein (asam amino), vitamin (A, B6, B12, D dan E) dan mineral (terutamatracemineral atau mikro mineral) (National Research Council, 1994).•Defisiensi Protein dan Asam AminoDalam usaha peternakan komersial, pemenuhan kebutuhan akan protein mengambil biaya terbesar dari total biaya ransum. Karena alasan inilah, pembatasan protein dalam ransum secara sembarangan akan berakibat sangat fatal. Kebutuhan protein harus mewakili kebutuhan semua asam amino esensial yang juga dibutuhkan oleh ayam. Beberapa bahan baku ransum memiliki satu atau dua kandungan asam amino yang rendah. Contohnya jagung dan dedak yang masih rendah kandungan lysine-nya atau bungkil kedelai yang rendah asam amino methionine. Jika kandungan protein dalam ransum tidak memenuhi kebutuhan protein ayam, maka pertumbuhan ayam akan lambat. Gejala defisiensi asam amino juga tidak terlihat spesifik, gejalanya hanya terlihat dari pertumbuhan lambat, konsumsi menurun atau penurunan produksi telur dan ukuran telur.Untuk mengefisienkan biaya, defisiensi asam amino ini dapat diatasi dengan penggunaan suplemen yang mengandung asam amino (Top Mix). Namun kandungan protein ransum yang melebihi kebutuhan akan dirombak menghasilkan nitrogen sebagai cikal bakal diproduksinya asam urat untuk pembentukanamoniak.•Defisiensi MineralMineral yang seringkali defisiensi pada ayam antara lain mineral kalsium (Ca), fosfor (P), mangan (Mn) dan zat besi (Fe) (www.merckvetmanual.com). Defisiensi mineral pada ayam dapat menimbulkan efek seperti pertumbuhan lambat, konsumsiransum menurun, osteoporosis, sikap dan cara berjalan yang abnormal, kerabang telur tipis dan lembek, produksi telur menurun, pertumbuhan bulu kasar dll.*.Kalsium (Ca) dan Fosfor (P)Ayam menampakkan gejala kekurangan kalsium(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi baik kalsium maupun fosfor pada ayam periodestarterdangrowermenyebabkan pertumbuhan tulang abnormal meskipun ransum mengandung vitamin D yang cukup. Fosfor selain berfungsi dalam pembentukan kerangka tubuh (tulang), juga berfungsi menjaga keseimbangan asam basa, pertumbuhan dan katalis untuk reaksi biologis dalam proses metabolisme (Leeson dan Summer, 2001). Untuk ayam petelur, penggunaangrit(gritbatu, tulang dan kerang) bagus untuk mensuplai kalsium dan fosfor.*.Mangan (Mn)Ayam mengalami perosis akibat defisiensi mineral mangan (Mn)(Sumber : www.poultrymed.com)Defisiensi mangan bisa terjadi pada anak ayam dan merupakan faktor penyebab penyakit seperti perosis (bone deformities), kerabang telur tipis dan daya tetas telur rendah.*.Zat Besi (Fe)Ayam mengalami anemia tampak pucat pada paruh dan jengger(Sumber : www.thepoultrysite.com)Zat besi dibutuhkan unggas untuk pembentukan hemoglobin (sel darah merah). Defisiensi Fe pada ayam akan menimbulkan anemia, otot agak pucat dan gangguan pigmentasibulu. Fe merupakan komponen yang esensial dari darah, yang merupakan inti dari hemoglobin. Disamping itu, Fe juga merupakan salah satu komponen beberapa enzim, seperti enzim katalase, peroksidase, fenilalanin hidroksilase, tirosinase, dan prolin hidroksilase•Defisiensi VitaminSebanyak 13 macam vitamin yang dibutuhkan oleh ayam dikelompokkan dalam vitamin larut lemak dan vitamin larut air. Vitamin larut lemak terdiri dari vitamin A, D, E dan K, sedangkan vitamin larut air meliputi thiamin (B1), riboflavin (B2), nicotiniamide (B3), asam pantotenat (B5), piridoksin (B6), biotin(B7), asam folat (B9), sianokobalamin (B12) dan choline. Semuavitamin tersebut sangat penting bagi ayam dan harus tercukupi kebutuhannya agar ayam bisa tumbuh dan berproduksi. Sebutir telur yang normal mengandung ketersediaan vitamin yang cukupdan hal inilah yang menjadi alasan bahwa telur sangat baik sebagai sumber vitamin bagi pangan manusia.*.Vitamin AVitamin A berperan dalam memelihara fungsi lapisan saluran pencernaan, pernapasan dan saluran reproduksi serta menjaga perkembangan tulang secara normal. Defisiensi vitamin A dapat menurunkan respon kekebalan antibodi terhadap tantangan bibit penyakit. Vitamin A tergolong sebagai vitamin yang tidak stabil. Ransum yang disimpan dalam waktu yang lama atau dalam kondisi yang tidak baik, kemungkinan akan kehilangan vitamin A. Pada anak ayam, defisiensi vitamin Amenyebabkan pertumbuhan lambat, diikuti denganataxia(kehilangan keseimbangan),ruffled feathers(bulu berdiri) dan peradangan di daerah sekitar mata.*.Vitamin B KompleksVitamin B kompleks terlibat dalam banyak proses metabolisme energi dan metabolisme nutrisi penting lainnya. Semua vitam
Selasa, 30 Juni 2015
Jumat, 27 Februari 2015
pasar guntur ciawitali kini mencekam dengan datangnya pemain baru di kancah perdagangan ayam potong.
pt.sekaligus merangkap dengan dagang telah di terjuuninya sekarang parapedaganggarut kini menggeliat dalam kesusahan mencari orderan ayamnya.jangan kan di daerah pasar kini pt sudah memasok ke daerah sehhingga menyulitkanpara pedagang warung maupunpedagang yg beerada di pasar tradisional dimana letak otaknya ya......
apakah org kecilgak boleh makan apa gila tuh manajemen seolah olah gk perduli sama yg kecil.
kalo mau nguasain pasar dagang gk usah ngembat para pedagang kecilkecilan bersaing sehatlah pt lawan pt pedagangl vs pedagang gk usah lawan yg kecil bung yg kecil kalo di injak ya mati tapi awas bung kita bukan nya sendiri kita banyak luu injak satu seribu yg akan menyerbbu awas hati hati aja.
ujar sodik pedagang ayam pasar ciawitali garut yg kini dallam cengkeraman ketakutan danwas was karrna jauh berbeda antara pedagang pasar sama pedagang pt yg di tugaskan untuk merusak semua pedagang ayam subhanalloh .
Langganan:
Postingan (Atom)